[124] Asing Ditopang Pejabat Korup PDF Print E-mail
Sunday, 20 April 2014 00:39

Ikrar Nusa Bakti, Peneliti LIPI

Demokrasi sudah berjalan dalam tracknya, negeri ini pernah berada dalam rezim represif yang cukup lama 32 tahun. Di mana kebebasan berbicara, berserikat, atau pun berkumpul sangat sulit saat orde baru, sekarang kita sudah jauh lebih baik walau pun memang masih banyak kekurangan sana-sini seperti misalnya penggunaan politik uang, namun bagi saya penegakan hukum itu dijalankan secara baik. Hal-hal negatif terkait demokrasi pasti akan hilang juga.

Agak sulit partai politik Islam mendulang suara, karena sesuatu yang mereka tawarkan itu tidak menarik, dan buat saya pertarungan internal dalam partai itu sendiri kemudian menyebabkan partai sulit mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Kalau kita lihat UU saat ini tidak menunjukkan suara aspirasi umat Islam. Saya tidak tahu persis bagaimana cekraman asing dalam UU namun memang kuat dugaan ada UU yang lebih memihak kepada kepentingan asing misalnya UU penanaman modal. Tidak ada bedanya antara modal asing dan modal dalam negeri itu yang menjadikan timbulnya tuduhan UU minerba sesuai kepentingan asing. Kepentingan asing juga ditopang dari sikap korup pejabat di Indonesia.[]

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved