[124] Alat Mencengkram Indonesia PDF Print E-mail
Sunday, 20 April 2014 00:40

Mashadi, Pendiri Partai Keadilan

Demokrasi Indonesia masih procedural. Masyarakat pun tidak merasakan demokrasi itu, bahkan di Barat partisipasi masyarakat sangat kecil. Masyarakat Indonesia belum layak untuk melaksanakan sistem demokrasi ini. Masyarakat tidak memahami demokrasi dalam konteks penerapan yang dikenal hanya kontes lima tahunan sekali, dan tidak menghasilkan perubahan yang sebenarnya.

Barat hanya menginginkan kepentingannya tetap langgeng di Indonesia, makanya mengatakan Indonesia sebagai negara muslim terbaik dalam berdemokrasi. Pandangan itu pun tidak datang dari pandangan mendasar, mereka hanya memanfaatkan. Islam pun tidak diuntungkan dalam demokrasi.

Demokrasi mengerdilkan Islam. Demokrasi sebagai alat untuk mencengkram Indonesia, memang seperti itulah hakikatnya. Bagaimana AS melalui proses demokrasi parlemen bisa menciptakan aturan UU untuk melakukan penjajahan baru, dan menutup peluang umat Islam untuk menerapkan prinsip-prinsip Islam. [] fatih

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved