Rencana Pembubaran HTI Dinilai Wujud Ketakutan Pemerintah yang Berlebihan PDF Print E-mail
Monday, 15 May 2017 15:07

Mediaumat.com - Rencana pemerintah untuk membubarkan ormas Islam Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah wujud ketakutan pemerintah yang berlebihan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Gerakan Pagar Aqidah (Gardah) Jawa Barat Suryana Nurfatwa.

"HTI adalah salah satu lembaga dakwah Islam yang mengajarkan peraturan hidup di dalam Islam, pemahaman ke Islaman, dll, maka membubarkan HTI sama dengan membubarkan dakwah itu sendiri," katanya dalam keterangan tertulisnya kepada voa-islam.com, Rabu (10/05).

"(Dakwah) sendiri sudah dijamin undang-undang bahwa agama resmi di negeri ini di antaranya Islam bebas menjalankan ibadat sesuai ajarannya, termasuk di dalamnya dakwah, sementara HTI tidak keluar dari ajaran Islam, HTI tidak sesat semua ajarannya sesuai dengan ajaran Islam," tambahnya.

Suryana mengatakan mengapa HTI yang mengemban misi dakwah Islam yang lurus mesti dibubarkan, sementara lembaga yang menyimpang dan banyak menyelisihi ajaran Islam seperti JIL, Syi'ah, dll tidak dibubarkan, padahal umat Islam sangat terganggu dengan kehadiran mereka.

"Kalau umat Islam merasa terganggu berarti bagian besar dari negeri ini terganggu karena umat Islam penduduk mayoritas Indonesia. Kami sangat menyayangkan dengan pemerintah yang berencana membubarkan HTI, bagusnya dikaji lagi supaya tidak melukai perasaan umat Islam," pungkasnya. []voa

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved