[126] Lintas Mancanegara PDF Print E-mail
Monday, 19 May 2014 23:57

Pasukan NATO di Afghanistan Sering Membuat Konflik Bertambah Buruk

Mike Martin mengundurkan diri dari jabatan Kapten Tentara Teritorial setelah Kementerian Pertahanan (MoD) menolak memberikan izin mempublikasikan buku hasil penelitiannya. Seperti diberitakan BBC beberapa waktu lalu, dalam buku tersebut Mike mengungkapkan  pasukan NATO di Provinsi Helmand “sering membuat konflik menjadi lebih buruk”.

Martin mempelajari Helmand selama enam tahun dan menyelesaikan gelar PhD yang didanai militer di King College London. Dia mengatakan kepada BBC pasukan NATO tidak memahami “kompleksitas” konflik suku-suku Afghan dan hal ini “dimanipulasi” oleh para pemimpin suku untuk berebut lahan dan air.

“Ini berarti bahwa kami sering membuat konflik menjadi lebih buruk, bukan lebih baik, “tulisnya dalam penelitian itu.

Menurut anggota Kantor Berita HTI Farid Wadjdi, temuan Mike memperbanyak informasi yang terungkap tentang ketidakadilan yang dilakukan oleh pasukan tentara salib di Afghanistan. Dari mulai pasukan NATO yang memutilasi pejuang Taliban hingga mengencingi mayat pasukan Taliban yang tewas. “Sifat barbar pasukan tentara salib ini adalah akar kesombongan mereka dan kegagalan untuk memahami budaya dan kebiasaan penduduk pribumi. Tentara Khilafah Islam tidak pernah memperlakukan rakyat dengan cara ini,” pungkasnya.[]

Pemerintah Pertimbangkan Melarang Hizbut Tahrir Crimea

Wakil Ketua Dewan Menteri Crimea Rustam Temirgaliev menyatakan Hizbut Tahrir, yang dianggap sebagai organisasi teroris di Rusia, harus juga dilarang di Crimea sebagai konsekuensi bergabungnya Crimea dengan Federasi Rusia, Jum’at (4/4) lansir Kantor Berita Interfax.

Menurut aktivis Hizbut Tahrir Crimea Suleyman Ibragimov itu merupakan upaya untuk memberangus semakin banyaknya Muslim Tatar Crimea yang bergabung dengan Hizbut Tahrir. “Karena di satu sisi ribuan orang pendukung Hizbut Tahrir adalah Muslim Tatar Crimea dan di sisi lain Hizbut Tahrir tidak dilarang di Ukraina dan ribuan Muslim di Crimea tiba-tiba menjadi sekelompok penjahat hanya karena negara itu bergabung dengan Rusia,” kritiknya.

Hizbut Tahrir adalah partai politik islami yang tidak mengambil aksi-aksi fisik sebagai metodenya. Misi Hizbut Tahrir adalah mendidik dan mengajarkan kepada masyarakat tentang Islam. Tidak ada cerita sebelumnya bahwa Hizbut Tahrir menggunakan aksi-aksi fisik selama 60 tahun usianya. Demikian juga selama 20 tahun keberadaan Hizbut Tahrir di Ukraina yang kemudian menyebar ke Crimea dan Rusia.

“Hizbut Tahrir dilarang di negara-negara diktator tiran dan jahat,” tegasnya.[]

Facebook Ungkap Negara yang Paling Banyak Meminta Informasi Data Pengguna

Melihat semakin luasnya pengguna Facebook di negara Arab yang sebagian besar menggunakannya untuk mengekspresikan oposisi mereka terhadap sistem dan peraturan yang ada di negara mereka, Facebook mengungkapkan bahwa pihaknya banyak menerima permintan dari negara-negara Arab yang ingin mengetahui data para pengguna.

Situs jejaring Sosial yang sangat terkenal itu mengungkapkan bahwa Lebanon adalah  negara Arab yang paling banyak meminta untuk mengetahui data-data pengguna. Tercatat ada 12 permintaan seputar data pengguna.

Sedangkan dalam peringkat kedua disebut Mesir adalah negara yang sering juga meminta data pengguna, terhitung ada 6 permintaan seputar pencarian data. Sebagaimana yang dilansir oleh situs Arabi 21.

Dan facebook juga melaporkan bahwa Amerika Serikat adalah negara di dunia yang paling banyak meminta data pengguna  dari Facebook , sedangkan India tercatat sebagai negara di dunia yang paling banyak meminta penghapusan konten.

Namun Facebook tidak mengungkapkan dan menjelaskan apakah Facebook menanggapi semua permintaan terebut atau sebagiannya, sama sekali tidak meresponnya.[] joy dari berbagai sumber

 

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved