[127] Hizbut Tahrir Pakistan: Protes Atas Penculikan Dr Ismael Sheikh PDF Print E-mail
Saturday, 24 May 2014 22:18

Penculikan para anggota Hizbut Tahrir tidak akan mencegah kembalinya Khilafah

Hizbut Tahrir Wilayah Pakistan mengadakan demonstrasi di seluruh penjuru negeri terhadap penculikan anggotanya, Dr Sheikh Ismael. Para pengunjuk rasa membawa spanduk dan poster yang menyebutkan "Penculikan Dr Sheikh Ismael Tidak bisa Mencegah Kembalinya Khilafah", "Demokrasi Adalah Penjaga Kekuasaan Amerika, Khilafah Adalah Perisai Kaum Muslimin". Protes-protes itu diadakan untuk menuntut pembebasannya segera.

Para pengunjuk rasa  khawatir, Dr Ismael Sheikh telah diculik oleh para preman rezim Raheel - Nawaz pada Jumat  (18/4). Dr Ismael Sheikh adalah seorang dokter gigi yang terkenal, yang sangat ahli di bidangnya  dan berjuang aktif untuk pendirian khilafah. Dr Ismail sebagai hamba Allah  SWT setia mengikuti jejak Rasulallah SAW untuk melanjutkan kembali kehidupan Islam dengan mendirikan khilafah.

Para demonstran marah bagaimana bisa Muslim seperti Dr Ismael Sheikh diperlakukan seperti itu di negara yang didirikan atas nama Islam di mana ratusan ribu Muslim mengorbankan hidup mereka demi tegaknya Islam.

Pada Jumat sekitar jam 10 pagi, para preman rezim Raheel – Nawaz mengintai seperti pencuri rumah anggota Hizbut Tahrir Wilayah Pakistan di luar Karachi, Dr Sheikh Ismael, dan menangkapnya. Kemudian, tanpa mempedulikan kehormatan dan harta bendanya, para preman ini menembak pintu gerbang agar terbuka dan mengambil mobil Dr Ismael dan memasuki rumahnya, yang ditempati oleh istri dan anak-anak kecil Dr Ismael yang ketakutan, dan merampas semua harta pribadinya.

Sementara para pengkhianat dalam kepemimpinan politik dan militer telah memberikan kebebasan penuh kepada jaringan Raymond Davis untuk membom tempat-tempat militer dan sipil di seluruh negeri. Mereka berusaha dan melakukan hal paling rendah untuk mencegah umat Islam yang mulia berjuang dalam perjuangan politik dan intelektual untuk mendirikan khilafah di Pakistan.

Hizbut Tahrir mempertanyakan, bagaimana mungkin orang kafir seperti Raymond Davis bekerja untuk merusak keamanan Pakistan siang dan malam dan diberikan kebebasan, sedangkan kaum Muslim yang bekerja untuk meruntuhkan kekuasaan  Amerika dan menegakkan Islam ditangkapi?

Bagaimana bisa diterima harta benda milik teroris Raymond Davis begitu suci bagi rezim sehingga tidak ada seorang pejabat Pakistan yang diperbolehkan untuk membuka kontainer yang terbungkus ketika barang itu tiba, sedangkan harta benda milik para penganjur khilafah mereka sita semaunya, setelah rumah-rumah mereka masuki?

Hizbut Tahrir mengingatkan para tiran itu dengan mengatakan penculikan Naveed Butt, juru bicara Hizbut Tahrir Wilayah Pakistan yang telah diculik selama dua tahun tidak bisa menghalangi Hizbut Tahrir dan para syabab untuk melanjutkan pendirian khilafah. Termasuk penculikan Dr Sheikh Ismael juga tidak akan bisa menakut-nakuti Hizbut Tahrir dan para syababnya. Sebaliknya, penculikan ini akan membawa para pengkhianat itu untuk  menghadapi pengadilan dan hukuman mereka berada di tangan umat setelah khilafah berdiri.(FW)

 

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved