Gema Pembebasan Kalbar Gelar DIalogika di Car Free Day PDF Print E-mail
Tuesday, 19 January 2016 13:44

Mediaumat.com - Gema Pembebasan Kalimantan Barat mengadakan agenda rutin Dialogika yang mengangkat tema “Refleksi Akhir Tahun, Indonesia Semakin Terjual Semakin Terjajah” yang dilaksanakan di area Car Free Day di depan masjid Mujahidin Pontianak. Minggu (1/17)

Agenda ini dihadiri oleh beberapa pembicara yaitu Heriyanto perwakilan BEM Fakultas Pertanian UNTAN, Fadrin Febrian Perwakilan Mahasiswa Fakultas Hukum UNTAN, Galih Pramono perwakilan Gema Pembebasan KALBAR, dan Zikree Azhar pewakilan LKM HTI KALBAR.

Dialog dimulai dengan pemaparan fakta-fakta yang terjadi selama tahuan 2015, banyak kebijakan-kebijakan sangat kental dengan kepentingan-kepentingan asing. Kebijakan-kebijakan tersebut seperti menaikkan harga BBM dan TDL, dicabutnya subsidi BBM, dan pemalakan yang diatas namakan jaminan kesehatan. Ini seakan pemerintah indonesia abai dalam mengurusi masalah umat.

Keempat pembicara sepakat bahwa akar masalah di negeri ini terletak pada sistem yaitu diterapkannya sistem kapitalisme demokrasi dengan asas sekulerismenya yang memisahkan agama dari kehidupan. Hal ini menjadikan Indonesia semakin rusak dan menderita.

“Solusi untuk mengatasi rusaknya sistem yaitu salah satunya dengan masuk ke dalam sistem dan merubahnya dari dalam”, ucap Heriyanto. Sedangkan Fadrin Febrian berpendapat bahwa solusi untuk mengatasi kerusakan negeri ini adalah dengan mengganti sistem dengan sistem yang langsung dibuat oleh Dzat yang sangat mengerti akan kehidupan ini, Dzat yang menciptakan seluruh kehidupan ini yaitu Allah SWT.

“Untuk mengatasi masalah di negeri ini adalah dengan mengganti sistem yang rusak dengan sistem Islam”, ucap Galih Pramono. Sependapat dengan itu, Zikree Azhar sepakat bahwa solusi tuntas untuk menyelesaikan masalah negeri ini adalah mengganti sistem sekarang dengan sistem Islam karena Islam lah satu satunya sistem yang terbukti bisa menyelesaikan masalah negeri ini dan karena Islam terbukti pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan bertahan selama 13 abad lamanya.[]

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved