Gema Pembebasan Kota Malang Kritisi “Kado Pahit Tahun 2017” PDF Print E-mail
Monday, 16 January 2017 16:17

Mediaumat.com - Sosial of Control menjadi salah satu fungsi pokok mahasiswa, mengoreksi kebijakan penguasa merupakan implikasi dari fungsi tersebut. Gema Pembebasan kota Malang yang merupakan salah satu pergerakan menjalankan fungsi pokoknya sebagai mahasiswa. Pada hari Senin 9/1/2017 Gema Pembebasan kota Malang mengadakan aksi damai dengan tema “Kado Pahit 2017: BBM, Listrik, Sembako, Pajak Semua Naik bukti Rezim Jokowi-JK Pengkhianan, Tegakkan Syariah dan Khilafah”. Aksi ini merupakan respon atas kebijakan dari penguasa yang Dzolim terhadap rakyat berupa kenaikan harga BBM, kenaikan pajak motor 5 tahunan, kenaikan listrik, serta mahalnya bahan makanan seperti cabai yang mencapai 120 ribu/kg. Alih–alih kebijakan penguasa tersebut pro kepada rakyat, namun justru menyengsarakan. Aksi yang diikuti sekitar 100 mahasiswa berlangsung di Perempatan ITN Jalan Veteran Kota Malang ini berlangsung damai.

Aksi diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an. Dilanjutkan dengan orasi-orasi jalanan dari perwakilan kampus-kampus besar di Malang seperti: Universitas Brawijaya (UB), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), UIN Maliki Malang, dan Universitas Negeri Malang (UM). “Segala bentuk kedzoliman penguasa tidak lain disebabkan oleh sistem kehidupan yang rusak yaitu kapitalis dan demokrasi. Alangkah indahnya seadainya sistem yang rusak tersebut di ganti dengan syariat Islam. Karena syariat Islam tidak akan melahirkan kebijakan–kebijakan yang menyengsarakan. Buktinya selama 13 abad masyarakat sejahtera dibawah naungan syariah dan Khilafah cukuplah menjadi bukti bagi kita semua”, teriakan salah satu orator yang menarik perhatian para pengguna jalan yang cukup padat berlalu–lalang.

Aksi ini disemarakkan dengan membentangkan spanduk besar “Kado Pahit 2017: BBMListrik, Sembako, Pajak Semua Naik Bukti Rezim Jokowi-JK Pengkhianat”, Poster-poster tuntutan juga mewarnai aksi diantaranya: “Listrik & BBM Naik Rakyat Tercekik, Liberalisasi Migas Bukti Jokowi-JK Neolib, Sembako Meroket Rakyat Makin Melarat”. Selain itu juga pengibarkan al liwa’—ar roya dan penyebaran media dakwah juga meramaikan aksi damai ini. Diakhir acara peserta aksi menengadahkan tangan berdoa bersama berharap bahwa Allah mengangkat semua kedzoliman dan bersegera menurunkan pertolongan-Nya dengan tegaknya syariah dan khilafah. []Slamet/salim

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved