Gerakan Anti-Islam Pegida di Jerman Mendapatkan Kemenangan Pada Pemilu Walikota Putaran Pertama PDF Print E-mail
Tuesday, 16 June 2015 12:04
Mediaumat.com - Gerakan anti-Islam Pegida di Jerman mendapat hampir 10% suara dalam pemilu walikota di wilayah yang merupakan markas mereka di bagian timur kota Dresden pada hari Minggu, suatu hasil yang lebih baik dari perkiraan bagi kelompok dimana jumlah peserta demonstrasi mingguannya terus menyusut.

Pada penampilan pertama Pegida di kotak suara, calon Tatjana Festerling mendapatkan posisi keempat dalam jajak pendapat di kota itu dengan 9,6% suara. Satu-satunya jajak pendapat yang dipublikasikan menjelang pemilu, yang dilakukan oleh Technical University of Dresden, telah meramalkan bahwa mereka akan mendapatkan hanya 1-2%  suara. Hasil yang mengejutkan ini menunjukkan kemungkinan akan dipuji sebagai hasil sukses bagi Pegida, yang merupakan singkatan dari Gerakan Patriotik Eropa Melawan Islamisasi di Negara Barat dan pada puncaknya membawa hingga 25.000 orang turun ke jalan di Dresden.

Kelompok ini, yang didirikan pada akhir tahun lalu, juga telah melemah dalam beberapa bulan terakhir akibat perselisihan internal dan skandal antara para pemimpinnya, namun masih berhasil memacu gerakan Pegida di kota-kota lain, yang juga sering memicu kontra protes yang  jauh lebih besar. Dalam pidato kampanyenya, Festerling berusia 51 tahun menyerukan "kebangkitan" budaya Jerman dan mengecam para pencari suaka yang telah  "meninggalkan keluarga dan rumah karena di sini ada tempat yang bagus untuk hidup dan Anda mendapatkan jaminan dari negara".[]guardian

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved