Pengunduran Diri Massal Kalangan Dokter Tepi Barat, Palestina PDF Print E-mail
Tuesday, 16 June 2015 12:09
Mediaumat.com - Para dokter Palestina yang bekerja di Tepi Barat mengundurkan diri secara massal sebagai protes terhadap penangkapan rekan mereka di awal pekan lalu, kantor berita Palestina Safa melaporkan kemarin.

Sebuah pengadilan Palestina memvonis seorang dokter dengan hukuman penjara setelah keputusan pengadilan mengatakan bahwa dia bertanggung jawab atas kematian ibu dan bayinya yang belum lahir bulan lalu.

Pengunduran diri mulai di Rafidiya, Rumah Sakit Nasional Nablus dan Palestina Medical Centre. Beberapa dokter di rumah sakit lain di Jenin dan Ramallah juga mengundurkan diri dan keluar dari rumah sakit.

Safa melaporkan ada perbedaan besar antara dokter dan serikat pekerja mereka, yang mengatakan bahwa mereka tidak bisa mendukung pengunduran diri.

Menurut sumber, Sindikasi Dokter Palestina mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengajukan banding atas putusan pengadilan itu ; Namun para dokter mengatakan dengan tidak mendukung rekan kerja mereka akan menjadi preseden buruk di mana pemenjaraan terhadap dokter akan menjadi hal yang dapat diterima.

Selain atas kasus dokter itu, pengunduran diri juga dilakukan sebagai protes terhadap laporan negatif di media, yang mereka katakan menghasut staf medis. Mereka mengatakan beberapa dokter mendapatkan ancaman, terutama yang ada di Nablus.[]memo

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved