Israel Sahkan UU Makan Paksa PDF Print E-mail
Saturday, 01 August 2015 08:03

Israel mensahkan UU makan paksa kepada para tahanan Palestina

Mediaumat.com - Parlemen Israel telah mengesahkan undang-undang yang memungkinkan dilakukannya makan paksa kepada tahanan yang mogok makan.

Berdasarkan undang-undang itu, makan paksa seorang narapidana harus disetujui oleh hakim.

Penduduk Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel telah menggunakan mogok makan untuk memprotes kebijakan penahanan tanpa dikenakan tuduhan atau pengadilan.

Asosiasi Medis Israel mengutuk UU itu, dengan mengatakan makan paksa sama saja dengan penyiksaan, dan mendesak dokter untuk tidak ikut serta.

Asosiasi itu mengatakan akan mengajukan petisi kepada Pengadilan Tinggi untuk melawan UU itu, menurut radio Israel.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Gilad Erden mengatakan tindakan itu diperlukan karena mogok makan di penjara telah menjadi alat untuk menekan dan mengancam negara Israel agar melepaskan 'teroris'.

Awal bulan ini Israel membebaskan tahanan Palestina Khader Adnan, seorang aktivis Jihad Islam, yang melakukan mogok makan selama 56 hari.

Adnan menyebut UU baru itu sebagai "kebangkrutan Israel dalam menangani tahanan Palestina yang mogok makan".

Dia telah ditahan selama lebih dari satu tahun tanpa dikenakan tuduhan dan mogok makan telah membuatnya dalam kondisi kritis.[]bbc

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved