[148] Isu ISIS, Kedok Intervensi Amerika PDF Print E-mail
Thursday, 09 April 2015 21:28

Salam Perjuangan!

Alhamdulillah kami bisa berjumpa lagi dengan Anda, pembaca setia Media Umat, di mana pun berada. Semoga Anda semua dalam lindungan Allah SWT dan tetap istiqamah di jalan Islam kendati banyak rintangan dan hambatan. Amin.

Pembaca yang dirahmati Allah, saat tulisan ini dibuat, di luar sana sedang ramai isu ISIS. Ternyata isu ini tak berhenti di situ, kini pemerintah mulai represif dengan memblokir situs-situs Islam di dunia maya. Salahnya apa? Karena dianggap menyebarkan paham radikal.

Pertanyaannya? Yang mana? Inilah yang tidak jelas. Padahal, menurut UU, jika pers bersalah, ada proses-proses hukum yang harus dilalui untuk membuktikan kesalahannya. Tak hantam kromo dan sesuai tafsir sepihak saja. Jika ini yang terjadi, kita sedang memasuki masa represif kembali.

Anehnya, beberapa yang dikabarkan ditutup oleh penyedia jasa internet karena adanya surat dari BNPT itu sebenarnya tergolong situs Islam biasa saja. Mereka bukan berafiliasi dengan jihadis ISIS. Hanya saja, mereka sangat kritis terhadap pemerintah. Kalau demikian, kita patut bertanya lagi, sebenarnya pemerintah ini membela siapa sih? Kok situs Islam yang biasa saja ditutup? Apa tidak kerjaan lain, di mana jutaan situs porno bebas menyerang anak-anak di seantero negeri?

Pembaca yang dirahmati Allah, kita jadi menduga-duga bahwa rezim ini tak punya konsep dan tunduk pada kepentingan asing. Kita tahu semua, proyek ISIS adalah proyek negara adidaya menggebuk para pejuang Islam yang ingin menegakkan khilafah. Dengan ISIS, mereka ingin mendistorsi khilafah dan Islam, mengkriminalkan simbol-simbol Islam, sehingga umat Islam takut untuk memperjuangkan agamanya.

Di balik itu siapa lagi kalau bukan Amerika dan Barat. Maka, gara-gara isu ISIS ini pun Amerika akan berlatih bersama TNI di Poso. Ada apa memangnya negeri ini? Apakah polisi sudah kehabisan amunisi sehingga harus TNI yang turun gunung? Bukankah ini ada intervensi? Media Utama mencoba mengupasnya.

Pembaca yang dirahmati Allah, menarik pula kita cermati sumber minyak di Blok Mahakam. Mengapa pemerintah tampak begitu sulit menyerahkan blok migas itu ke Pertamina? Bukankah Pertamina itu milik negara? Anda bisa simak di rubrik Fokus.

Anda perlu menyimak pula berita mancanegara tentang krisis di Yaman. Siapa-siapa yang bertarung di sana? Apa kepentingannya? Juga lihatlah nasib saudara-saudara kita di Palestina yang terlunta-lunta karena kekejaman Israel. Siapa yang bisa menolong mereka?

Akhirnya, kami sampaikan selamat membaca! Jangan lupa ajak saudara, handai taulan, dan tetangga menikmati sajian ini. Semoga menjadi ajang dakwah kita semua. Allahu Akbar![]

 

Untuk menambah keberkahan, disarankan untuk menyebarkan artikel pada situs ini dengan menyebutkan URL sumbernya.

Developed by SmileBizMedia. All rights reserved