Mercusuar

  • Teknologi Militer Khilafah Utsmani

    - Mar 3, 2017
    Oleh: Prof Dr Ing Fahmi Amhar Beberapa waktu yang lalu, pesawat tempur Rusia yang konon sedang terbang untuk ikut memerangi ISIS, ditembak jatuh ketika melintasi wilayah udara Turki.  Apakah ini tanda-tanda bahwa Turki di bawah Erdogan...
  • Khilafah Pelopor Sistem Administrasi

    - Oct 11, 2016
    Oleh: Prof Dr Ing Fahmi Amhar Menjelang lebaran, panitia zakat menjadi sibuk.  Mereka sibuk mendata calon muzakki (wajib zakat) dan calon mustahiq (penerima zakat).  Namun data ini terkesan sangat insidental dan sporadis.  Tidak ada data yang...
  • Filsafat Ghaib vs Filsafat Alam

    - Oct 11, 2016
    Dr. Fahmi Amhar Bicara sejarah peradaban Islam, orang sering menduga bahwa perkembangan sains saat itu karena umat Islam menekuni filsafat yang semula dipelajari dari buku-buku yang diterjemahkan dari bahasa Yunani.  Adalah para mutakalimin yang dipaksa keadaan...
  • Anak-anak Generasi Emas

    - Oct 11, 2016
    Dr Fahmi Amhar Para ahli kependudukan mengatakan bahwa Indonesia akan mendapatkan “bonus demografi” pada tahun 2025.  Itu tatkala jumlah penduduk usia produktif pada posisi optimum, dibandingkan jumlah lansia atau anak-anak.  Tentu saja, bonus tersebut hanya dapat...
  • Teknologi Tepat Guna Zaman Khilafah

    - Oct 11, 2016
    Dr Fahmi Amhar Bicara teknologi, sering orang terdikotomi – atau bahkan terpolarisasi – pada pembagian teknologi “tepat guna” dan “teknologi canggih”.  Teknologi tepat guna sering dipahami sebagai teknologi yang menyentuh kehidupan rakyat kecil yang merupakan mayoritas,...
  • Mencari Predikat Kota Syariah

    - Oct 11, 2016
    Dr. Fahmi Amhar Sekarang syariah sudah mulai “nge-trend”.  Di mana-mana orang sudah semakin tidak “phobi” atau “risih” dengan label syariah. Sudah semakin banyak bank atau asuransi berlabel syariah.  Bahkan hotel dan restoran syariah pun muncul bak...
  • Ketika Hukum Menjadi Tertata

    - Oct 3, 2016
    Ketika Hukum Menjadi Tertata Dr Fahmi Amhar Ada masa, ketika sebagian besar nasib negara-negara beserta manusia di dalamnya ditentukan oleh selera sedikit penguasa.  Para penguasa itu boleh menafsirkan aturan Tuhan sekehendaknya.  Bila perlu membuat aturan baru...